Kamis, 17 Oktober 2019, peserta didik kelas X MIPA 5 mendapatkan kesempatan berikutnya dalam Bimbingan Teknologi Informasi dan Komunikasi (BTIK). Pada pertemuan ini, Suprihatin, S.Kom., M.Pd selaku Guru pengampu BTIK memberikan materi pemanfaatan aplikasi Cloud berbasis google untuk pembelajaran kolaboratif.
Dalam kesempatan ini, Bapak Suprihatin menyampaikan pentingnya peserta didik memiliki kecapakan Abad 21. Kecakapan Abad 21 terdiri atas komponen 4C, yaitu: Communication, Collaboration, Critical Thinking and Problem Solving, dan Creativity and Innovation. Communication atau komunikasi merupakan kecakapan pertama yang harus dimiliki oleh setiap peserta didik. Komunikasi disini bukan saja komunikasi secara langsung, namun termasuk di dalamnya adalah kecakapan berkomunikasi dengan memanfaatkan teknologi. Kecakapan kedua adalah collaboration, kecakapan ini menuntut peserta didik untuk dapat berkomunikasi aktif bekerja dalam kelompok dengan memberikan kontribusi secara nyata dalam sebuah project. Kecakapan ketiga Critical Thinking and Problem Solving, dalam berkomunikasi dan berkolaborasi tentu akan memunculkna berbagai macam pemikiran/gagasan-gagasan baru terhadap masalah-masalah yang ada, dengan demikian diharapkan peserta didik dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan sehari-hari dengan berkomunikasi dan berkolaborasi. Kecakapan keempat Creativity and Innovation, berbagai permasalahan yang muncul dengan kemampuan berpikir kritis diharapkan akan memunculkan berbagai kreativitas dan inovasi dari peserta didik.
Untuk menerapkan kecakapan tersebut, pada pertemuan ini peserta didik dibekali dengan pemanfaatan aplikasi berbasis google yang meliputi: Google Drive, Google Documents, Google Slide, dan Google Form. Aplikasi-aplikasi berbasis google tersebut merupakan aplikasi yang dapat digunakan secara kolaborasi/bersama-sama. Dengan demikian, berbagai tugas kelompok/proyek yang diberikan oleh guru mata pelajaran dapat dikerjakan secara bersama-sama secara online menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut. Hal ini tentu berbeda dengan pembelajaran konvensional, dimana apabila sebuah kelompok diberi tugas untuk presentasi maka seorang siswa akan berperan sebagai penulis tugas sementara yang lain pencari bahan/materi, bahkan sebagian hanya bermain saja. Dengan memanfaatkan aplikasi berbasis google tersebut, setiap peserta didik dapat turut berkontribusi dalam penyelesaian tugas secara langsung pada satu tampilan yang sama. Yang lebih menarik, pada tampilan aplikasi berbasis google tersebut juga disediakan fasilitas untuk berdiskusi.
Pada pembelajaran kali ini, peserta didik tampak sangat antusias mendengarkan dan mempraktikkan cara baru dalam belajar dan bekerja secara kelompok dengan menggunakan aplikasi cloud berbasis google.