Jagongan Buku Jemuwah Pon #Edisi 1: Membumikan Literasi di Sekolah
Jemuwah Pon 12 Januari 2024 menjadi hari yang istimewa bagi SMA Negeri 9 Yogyakarta dalam upaya membumikan literasi di sekolah. Alih-alih memilih kata "bedah" kegiatan ini dinamai "jagongan". Kata jagongan berasal dari bahasa Jawa yang berarti lelenggahan nalika duwe gawe (duduk-duduk ketika sedang ada acara). Duduk-duduk bukan tanpa maksud. Jagongan bermakna diskusi dengan tujuan membahas sesuatu hal dengan suasana yang lebih ringan dan santai. Jelas kegiatan ini diadakan dengan harapan budaya literasi di sekolah menjadi suatu hal yang menyenangkan jauh dari paksaan bukan sebatas menggugurkan tugas sekolah atau pekerjaan. Ndilalah tepat tanggal 12 Januari 2024 adalah pasaran Pon dalam kalender Jawa, maka disepakati kegiatan Jagongan Buku diadakan rutin setiap Jemuwah Pon.
Ruang referensi perpustakaan SMA Negeri 9 Yogyakarta siang itu dipenuhi siswa kelas XI dan XII yang tergabung dalam Remaja Muda Perpustakaan Trappsila (REMPUSTRA) penuh antusias dan juga penasaran dengan kegiatan siang itu. Para siswa duduk berdekatan saling guyon sembari menunggu acara dibuka oleh Fairuz siswi kelas XI yang menjadi pembawa acara. Jagongan Buku Jemuwah Pon Edisi 1 dibuka secara resmi oleh Kepala Perpustakaan SMA Negeri 9 Yogyakarta, Dra. Tri Noor Hidayatie.
Beliau merupakan guru bahasa Prancis yang akrab disapa Madame Tri, menyambut dengan gembira dan mendukung penuh kegiatan yang digagas bersama oleh REMPUSTRA, guru, serta pengelola perpustkaan dalam mengupayakan geliat literasi di SMA Negeri 9 Yogyakarta. "Jagongan Buku Jemuwah Pon ini diharapkan menjadi agenda rutin setiap bulan, sebagai langkah konkret untuk menciptakan budaya literasi yang kuat di lingkungan sekolah kita," ujarnya. "Mari kita bersama-sama meningkatkan minat baca dan diskusi di kalangan siswa dan guru."
Selepas sambutan Madame, Fairuz menyilakan Bu Dianita Astari, S.Pd. yang merupakan guru mata pelajaran Ekonomi sekaligus pemateri jagongan buku edisi 1 ini untuk memulai acara inti. Dengan santai Bu Dian membuka kegiatan jagongan, mencairkan suasana yang agak sedikit canggung dengan pertanyaan-pertanyaan ringan pada peserta. "Kami (Bukan) Sarjana Kertas" karya JS Khairen adalah buku yang menjadi topik pada acara jagongan buku kali ini. Buku setebal 372 halaman yang terbit tahun 2019 di Jakarta tersebut merupakan sebuah novel berkisah tentang sekumpulan mahasiswa yang berkuliah di kampus UDEL. Sebuah kampus yang apabila di cari pada mesin pencarian google tidak akan muncul karena reputasinya yang sangat buruk juga status kampus yang barangkali sekedar "direstui" keberadaannya.
Kampus UDEL merupakan sebuah kampus yang menjadi pilihan terkahir bagi orang-orang kepepet untuk berkuliah. Diantaranya ada Ogi dan sahabatnya Ranjau, lalu Gala, kemudian ada Arko, lalu Sania, Juwisa, dan Catherine. Sekumpulan mahasiswa ini memiliki beragam alasan berkuliah. Ada yang karena terpaksa, ada yang memilih kuliah karena ditolak kampus pilihannya sehingga mau tak mau pun kuliah di kampus yang tidak terkenal, dan juga karena ikut-ikutan teman.
Buku yang menarik dan juga relate dengan posisi siswa yang kelak akan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi. Selain nyambung dengan kondisi siswa isi buku ini dapat memberi sudut pandang pada siswa tentang apa sebenar-benarnya tujuan kuliah. Bagaimana kehidupan berjalan tidak selalu persis yang kita rencanakan dan harapkan. Maka perlu keluasan batin serta pikir dalam menerima dan menyikapi setiap hal yang hadir dalam kehidupan. Terdiri dari 35 Episode, 4 babak dan 1 epilog buku ini disajikan dengan bahasa khas anak muda yang gampang dipahami dengan alur maju. Juga terdapat kutipan setiap akhir episode sehingga dapat membatu untuk lebih masuk meresapi jalan setiap cerita.
Tak terasa satu jam berlalu Bu Dian memandu jagongan penuh antusias. Para siswa mendengarkan dengan khusyuk sembari nyemil dan saling senggol, nyekikik, atau mesem jika Bu Dian menyampaikan hal yang relate dengan kehidupan mereka atau hal-hal konyol dalam buku tersebut. Semoga suasana ini menjadi awal yang baik dalam perjalanan panjang membumikan budaya literasi di sekolah.
Sampai jumpa di acara Jagongan Buku Jemuwah Pon #Edisi 2.
Salam Literasi!
Kreator: Fitri Handayani
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Pelepasan Purna Siswa Kelas XII SMA Negeri 9 Yogyakarta Tahun Pelajaran 2025/2026 Berlangsung Meriah dan Penuh Nuansa Budaya
SMA Negeri 9 Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Wisuda Pelepasan Purna Siswa Kelas XII Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Selasa, 12 Mei 2026 pukul 07.00–12.00 WIB di Lapangan Indoo
Peringati HKB 2026: Siswa SMAN 9 Yogya Ikuti Simulasi Penanganan Bencana Kebakaran
Bencana merupakan hal yang datang secara tak terduga, karenanya penting menyiapkan warga sekolah agar selalu waspada dan tanggap terhadap bencana. Memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencan
Implementasi Pendidikan Khas Kejogjaan, SMAN 9 Yogyakarta Gelar Workshop Penyusunan Modul PKJ
Sebagai sekolah dengan identitas “The Art and Culture School of Jogja”, SMAN 9 Yogyakarta terus berkomitmen mendukung pelaksanaan Pendidikan Khas Kejogjaan (PKJ) sebagai bag
Perkuat Toleransi dan Kebersamaan, Siswa Katolik dan Kristen SMAN 9 Yogyakarta Gelar Natal Bersama di GKI Ngupasan
SMAN 9 Yogyakarta kembali meneguhkan komitmennya dalam menumbuhkan nilai toleransi dan kebhinekaan melalui kegiatan Natal Bersama yang diikuti oleh siswa Katolik (Tarekat) dan siswa Kri
SMAN 9 Yogyakarta Gelar TRAPPSILA Education Fair 2026 dan BAPERANINE Bekal Strategis Siswa Melangkah ke Pendidikan Tinggi
Yogyakarta — Dalam upaya memberikan bekal dan wawasan komprehensif bagi peserta didik untuk melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi, SMAN 9 Yogyakarta menyelenggarakan TRAPP
Trappsila lulusan 1984 Siap Dukung Renovasi Sekolah melalui Donasi
Sekitar tiga puluh alumni lulusan 1984 SMAN 9 Yogyakarta, yang pada masanya dikenal sebagai SMA IKIP 1 Yogyakarta, kembali mengunjungi almamater tercinta pada Sabtu, 16 Januari 2026. Ke
SMAN 9 Yogyakarta Gelar Sosialisasi SNPMB 2026 bagi Wali Murid Kelas XII
SMAN 9 Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi SNPMB 2026 pada Sabtu, 10 Januari 2026, pukul 08.00–11.30 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh orangtua/wali murid kelas XII Tahu
Siswa Trapsilla SMAN 9 Yogyakarta Bawa Gunungan Jajan Pasar dalam Kirab Budaya Pasar Terban
SMAN 9 Yogyakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian seni dan budaya lokal. Pada Sabtu, 10 Januari 2026, siswa Trapsilla SMAN 9 Yogyakarta mendapat kehormatan untuk memba
Sosialisasi Program Sekolah SMAN 9 Yogya Tahun Ajaran 2025/2026
Dalam rangka memberikan informasi dan dukungan orang tua terhadap kegiatan sekolah, SMAN 9 Yogyakarta mengadakan kegiatan sosialisasi program sekolah tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan so
Muthia Az Zahra Lolos SNBP 2025 ke Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta, 2 Juni 2025 – Dengan penuh kebanggaan, kami mengumumkan bahwa Muthia Az Zahra, salah satu siswa SMAN 9 Yogyakarta, berhasil lolos jalur SNBP 2025 dan kini resmi menjad
